Menggenapkan Rindu

Jadi ya begini saja baiknya kita tak berlebihan juga tak kekurangan yang penting cukup kurasa dan kau rasa.   ketujuh dari yang ketujuh

Advertisements

Kehilangan

Tahu kau kalau kehilangan seorang teman lebih menyakitkan dibanding kehilangan seorang pacar? Tahu kau rasanya ditinggalkan tanpa pemberitahuan meskipun ia hanya seorang teman? Tahu kau rasanya membayangkan mungkin saja tak akan ada kesempatan untuk bertemu? Atau mungkin ada, entah kapan. Tahu kau kecewa karena teman lebih menyedihkan dibanding kecewa karena pacar?   Tahu kau rasanya … Continue reading Kehilangan

Untuk Teman Jauh

  Rasakan saja Aku menggenggam tanganmu Disertai peluk hangatku Dengan selingan senyum manismu Sesekali tawamu terdengar Di antara lelucon yang sama sekali tak lucu Lalu aku juga tertawa Menertawaimu yang tertawa Meskipun leluconmu sama sekali tak lucu Tapi itulah kita Tertawa saja, yang penting bahagia Toh, kita jarang-jarang bersua   yang ketiga dari ketujuh

[pagi]

Bagaimana bisa pagi jadi menakutkan? Padahal ia menjadi simbol terang Pertanda hari yg berganti Penuh dengan harapan penuh arti   Bagaimana bisa pagi jadi menakutkan? Saat malam padahal tak seterang ia Saat matahari muncul dan menghangatkannya Saat jiwa-jiwa terbangun dari mimpi buruknya   Bagaimana bisa pagi jadi menakutkan? Padahal. . . . Stop!!   Bagaimana … Continue reading [pagi]

November

Nanti, jika aku pergi, jangan datang dan cari-cari aku Nanti jika aku tak kembali, jangan berani-beraninya rindu Nanti jika kau masih di sini, aku masih tak akan peduli Nanti jika kau tak juga pergi, aku tetap tak peduli Karena bagiku kau dan aku tak ada lagi, karena bagiku kau dan aku hanya mimpi Karena bagiku … Continue reading November