#30 Hari di Penghujung Bulan

  "Mungkin itu hanya sekadar melankoli. Tapi aku tak keberatan bersandar pada sesuatu yang sudah berlalu, jika itu bisa membuatku kuat." – Surti Anandari Aku baru saja menghabiskan 464 halaman tulisan milik Leila S Chudori, Pulang. Pulang adalah novel kesukaannya, di antara tumpukan novel lain yang juga ia sukai. Aku ingat bagaimana dulu ia pernah bercerita … Continue reading #30 Hari di Penghujung Bulan

#27 Alasan

Memikirkannya, aku memang harus pergi. Sejak awal, aku harusnya tak membiarkan perasaan ini tumbuh. Atau harus memulai menatap wajahnya. Kupikir, debaran hatiku akan menghilang seiring berjalannya waktu, aku akan bisa meninggalkannya. Tapi seiring waktu itu salah dan hanya sebuah alasan bagiku untuk tetap di sisinya.  Hidup dalam alasan itu, aku merasakan kebahagiaan, meskipun dengan kebohongan.

#29 Antara Nenek dan Saya

Setting: Sudah berbulan-bulan tak pulang ke rumah. By phone. Malam hari. Jadi sekarang makin gemuk atau makin kurus? Kurusan sih, Nek dibanding terakhir pulang. Tapi tetep aja gendut. Hus, janganlah kurus-kurus. Nanti dikira orang kita hidupnya gak enak. Nanti dikira kau gak dikasih makan. Gendut loh ini, Nak. Nanti Nenek pasti geleng-geleng kepala nengoknya. Ya … Continue reading #29 Antara Nenek dan Saya