#suratkeempat


The importance of reading, for me, is that it allows you to dream. (Eric Ripert)

Rasa-rasanya si Mas Eric ini mewakili jutaan mereka-mereka di luar sana yang juga suka membaca, termasuk saya. Bahwa hal penting dalam membaca adalah kita dibiarkan untuk bermimpi, berimajinasi, ngayal, melamun.

Saat membaca kemudian membandingkan satu karakter dengan diri sendiri. Saat membaca kemudian berandai-andai bahwa si karakter adalah diri sendiri. Saat membaca membayangkan kalau diri sendiri ikut masuk ke dalam cerita lalu turut ngejambak-jambak si karakter antagonis. Atau sesekali malah pengen nowel si mbak karakter utama lalu bilang, “Itu loh, mbak, nganu, si mas-nya cakep, baik hati, rajin menabung, tidak sombong, kenapa dianggurin? Boleh buat saya saja?”

Yah impian-impian seperti itu. Mungkin impian saya dan kamu berbeda, tapi tetap saja masih hitungan ngayal. Kalau sudah begini, bukankah membaca itu menyenangkan? Yuk, budayakan membaca untuk membudidayakan ngayal bersama-sama.

——————————————————————

Ps: Surat-surat ini adalah postingan di akun instagram dalam rangka mengikuti tantangan #3oharibercerita selama bulan januari 2017. Sengaja dipindah ke blog agar lebih mudah didokumentasikan. Selamat menikmati!! 🙂

Advertisements

Akan menyenangkan mengetahui pemikiranmu untuk postingan ini :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s