Sehari

Pagiku selalu begini

Bangun dengan kesadaran yang tak selalu penuh

Dilanjutkan dengan ritual pagi hari

Sesekali kopi hitam campur susu diseduh

Itupun kalau masih belum basi

 

Siangku juga tak pernah berubah

Makan siang tepat pukul 12

Dilanjut jadwal tidur siang

Jangan lupa pasang alarm

Agar tetap terbangun untuk lanjut pekerjaan

 

Sore jadi waktu kesukaan

Setangkup roti, secngkir teh dan buku adalah teman

Membantuku agar tak kelihatan terlalu kesepian

Karena ditinggal orang tua dan tak punya pasangan

 

Malam, entah kenapa selalu memakan waktu yang lama

Dan gilirannya selalu di akhir

Seakan ingin menjadi penutup cerita

Setiap hari dimulai dari lahir

Padahal Malam adalah yang paling istimewa

Saat semua orang lelap

Masih ada Malam yang menyortir mimpi

Membaginya ke tiap tidur

Sedangkan aku, memilih setia

Meminta Malam memilihkan untukku mimpi tentangmu

Advertisements

4 thoughts on “Sehari

Akan menyenangkan mengetahui pemikiranmu untuk postingan ini :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s