[Reblog] #30 Delapan Mata

[Reblog] Another story for #Proyek30Hari

Tubuhku terempas pelan di atas bangku cokelat muda. Rasanya kakiku nyeri dan otot-otot betisku kram. Aku memperbaiki letak kacamata yang bersandar di daun telingaku. Lalu kuletakkan lenganku di atas meja. Meluruskan letak tangan kananku dan membenamkan wajahku di atasnya. Kupikir ada baiknya istirahat sejenak.

Hari ini lelah sekali.

Betapa tidak. Sejak pukul 11.00 pagi aku menyusuri perpustakaan di gedung ini. Melewati setiap sekat tempat lemari-lemari tua itu menyimpan koleksi bukunya. Mulai dari satu koridor ke koridor lainnya, kutelusuri setiap pergantian koridor hingga tak ada yang tertinggal. Kucek satu per satu buku yang kulihat, berharap aku menemukannya. Sesuatu yang kucari sejak berhari-hari yang lalu.

Aku mencari sebuah buku. Sebuah buku tua bewarna cokelat. Sampulnya agak tebal namun halamannya tak begitu banyak. Kira-kira jumlah halamannya tiga ratus halaman. Aku belum selesai membacanya, dan tak begitu penting apakah aku harus menamatkannya atau tidak. Aku hanya butuh buku itu karena ada yang tertinggal di salah satu…

View original post 802 more words

Advertisements

Akan menyenangkan mengetahui pemikiranmu untuk postingan ini :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s