Jelang Natal dan Idul Adha

Sumber Istimewa
Sumber Istimewa

Kata Ibu sebentar lagi Natal

Berdekatan dengan Idul Adha

Natal dahulu, kemudian Idul Adha

Aku rayakan Idul Adha, tapi tidak Natal

Kata ustadz-ku, haram

Seminggu lalu kucari-cari Abah

Bilang ikut Natal

Ingin ketemu kakek gendut berjanggut

Mau minta sesuatu

Ayah marah besar

Bagaimana bisa aku minta ikut Natal?

Kata ustadz-ku, haram ya haram.

Aku marah besar

Bagaimana mungkin aku tidak boleh ikut Natal?

Ada banyak hadiah, kue dan kehangatan di sana

Yang lebih penting, ada kakek gendut berjanggut

Ayah masih marah besar

Bagaimana aku harus menjelaskannya padamu?!

Tak boleh ya tak boleh!!

Aku tak terima

Aku mau ikut Natal!

Mau ketemu kakek gendut berjanggut!!

Ayah murka

Aku dikurung di kamar tidur

Merenung! Pikirkan salahmu!

Sudah seminggu aku di sini

Padahal besok Natal

Aku mau ketemu kakek gendut berjanggut

Mau minta seekor kambing untuk keluargaku

Karena kata Ibuku,

Barang siapa yang dengan ikhlas ber-qurban, surga pahalanya.

 

Sial! Aku tak akan menyerah.

Tahun depan, aku tetap mau ikut Natal!!

Biar keluargaku pasti surganya

Meski tak punya uang untuk beli kambing sendiri

Advertisements

Akan menyenangkan mengetahui pemikiranmu untuk postingan ini :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s